Daulat, Kedaulatan, dan Berdaulat: Bahasa yang Meneguhkan Kemerdekaan

{[["☆","★"]]}

 

Setiap bulan Agustus, bangsa Indonesia selalu diingatkan kembali pada peristiwa bersejarah: Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Momentum ini bukan hanya perayaan seremonial, melainkan juga kesempatan untuk merenungkan makna kemerdekaan itu sendiri. Salah satu kata yang sering muncul dalam konteks kemerdekaan adalah kedaulatan. Kata ini tidak sekadar istilah politik, tetapi juga sarat makna filosofis tentang kebebasan, kekuasaan, dan kehormatan suatu bangsa. Untuk memahami lebih dalam, kita perlu menelusuri arti kata daulat, serta bentuk turunannya kedaulatan dan berdaulat.

Arti Kata daulat

Kata daulat berasal dari bahasa Arab dawlah (دولة) yang berarti kekuasaan, kerajaan, keberuntungan, atau kejayaan. Dalam bahasa Indonesia, kata ini mengalami penyempitan makna, yaitu merujuk pada:

  1. Kekuasaan penuh atas suatu wilayah atau pemerintahan.
  2. Kemuliaan, kehormatan, atau keberuntungan yang dimiliki seseorang atau suatu bangsa.

Kata Daulat termasuk kategori kelas kata benda atau nomina.

Contoh penggunaan:  Raja masih memiliki daulat penuh atas kerajaannya.

 

Arti Kata kedaulatan

Kata kedaulatan terbentuk melalui proses afiksasi atau penambahan imbuhan. Proses pembentukannya adalah:

  • daulat (bentuk dasar)
  • ditambah awalan ke- dan akhiran -ankedaulatan

Makna yang muncul dari bentuk ini adalah keadaan atau hal yang berkaitan dengan daulat, yakni kekuasaan tertinggi yang dimiliki suatu negara, yang bersifat penuh dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak luar. Kata kedaulatan  termasuk kategori kelas kata benda atau nomina.

Contoh penggunaan:  Kedaulatan Republik Indonesia berada di tangan rakyat.

 

Arti Kata berdaulat

Kata berdaulat juga terbentuk dari proses afiksasi atau penambahan imbuhan. Proses pembentukannya adalah:

  • daulat (bentuk dasar)
  • ditambah awalan ber-berdaulat

Maknanya adalah memiliki atau memegang kekuasaan penuh. Jika dikaitkan dengan negara, berdaulat berarti suatu negara memiliki kemerdekaan untuk mengatur dirinya sendiri tanpa campur tangan pihak asing. Kata berdaulat termasuk kategori kelas kata kerja atau verba.

Contoh penggunaan:

Bangsa yang berdaulat mampu menentukan arah pembangunan sesuai kehendaknya sendiri.

Dari penelusuran makna di atas, dapat disimpulkan bahwa daulat berarti kekuasaan atau kehormatan, kedaulatan berarti keadaan memiliki kekuasaan tertinggi, sedangkan berdaulat berarti memiliki kekuasaan penuh. Dalam konteks bulan kemerdekaan, kata-kata tersebut mengingatkan kita bahwa kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari penjajahan, melainkan juga kemampuan bangsa untuk mengelola, menjaga, dan mempertahankan kedaulatan demi keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

 

 Daftar Pustaka

Alwi, Hasan dkk. (2003). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi Kelima. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Poerwadarminta, W.J.S. (2007). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Tim Penyusun. (2019). Ensiklopedia Indonesia. Jakarta: Ichtiar Baru – Van Hoeve.


Penulis

Asri Noorrodliyah, S.Pd.

(Guru Bahasa Indonesia MA NU Miftahul Falah)

 

Posting Komentar

0 Komentar