Kudus, manu-miffa.sch.id – MA NU
Miftahul Falah kembali menggelar kegiatan Mini Expo Pendidikan pada Minggu
(18/01/2026) di aula madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh 24 perguruan tinggi
dan empat pondok pesantren, sebagai upaya memberikan wawasan dan gambaran masa
depan bagi siswa kelas XII setelah lulus.
Sejumlah institusi pendidikan ternama turut ambil bagian dalam expo
tersebut, di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia
(UI), Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri
Semarang, Universitas Sebelas Maret, UIN Sunan Kalijaga, UIN Sunan Walisongo,
serta pondok pesantren besar seperti Pondok Pesantren Al Anwar dan Pondok
Pesantren Mambaul Anwar. Kehadiran berbagai institusi ini memberikan pilihan
yang beragam bagi siswa, baik jalur akademik maupun kepesantrenan.
Kepala MA NU Miftahul Falah, Moh. Ali Nuhin, dalam sambutannya pada pembukaan expo, menegaskan pentingnya melanjutkan pendidikan setelah lulus. Ia menyampaikan bahwa menuntut ilmu tidak memiliki batas waktu sebagaimana ungkapan minal lahdi ilal lahdi. Oleh karena itu, siswa diharapkan tidak berhenti belajar hanya sampai jenjang MA, melainkan terus melanjutkan sesuai minat dan bakat masing-masing.
Melalui expo ini, pihak madrasah berharap siswa memiliki gambaran
yang jelas terkait pilihan masa depan, baik melanjutkan ke perguruan tinggi,
pondok pesantren, maupun jalur lain yang produktif. Kehadiran para mahasiswa
dari berbagai kampus, khususnya alumni MA NU Miftahul Falah, diharapkan dapat
dimanfaatkan siswa untuk berdiskusi dan menggali informasi secara langsung.
Ketua Penyelenggara Expo, M. Naili Rizki Setiawan, yang juga guru BK
MA NU Miftahul Falah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar lulusan MA
NU Miftahul Falah tidak salah langkah setelah lulus.
“Acara ini kami
selenggarakan agar siswa memiliki gambaran yang jelas setelah lulus, baik
melanjutkan ke perguruan tinggi, dunia kerja, maupun pilihan lainnya. Yang
terpenting, lulusan MA NU Miftahul Falah tidak menganggur,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dihadirkannya pondok pesantren menjadi
ciri khas expo tersebut. “Sebagai madrasah Islam, kami juga mengundang pondok
pesantren agar muncul generasi lulusan yang berminat melanjutkan pendidikan di
pesantren,” imbuhnya.
Salah satu siswa kelas XII-A, Assyilla Zahra Tiara, mengaku kegiatan expo ini sangat membantu dalam menentukan arah masa depan. “Saya merasa sangat terbantu karena expo ini memberikan gambaran yang jelas tentang langkah selanjutnya, sekaligus memotivasi kami untuk meningkatkan kualitas diri demi meraih cita-cita,” tuturnya.
Dengan adanya
Mini Expo ini, diharapkan siswa kelas XII MA NU Miftahul Falah mampu menentukan
pilihan masa depan secara lebih terarah dan matang.
Reporter
Alfiatus Zahra N. R. dan Khanza Frederica
Xena
( Siswi kelas XIA MA NU Miftahul Falah)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
0 Komentar