Perpusda Kudus Tawarkan Fasilitas Baru, Jam Layanan Diperpanjang

{[["☆","★"]]}

 

KOMPAK: Tim kelompok II foto bareng usai wawancara dengan petugas Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kudus.

KUDUS, manu-miffa.sch.id – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kudus menghadirkan sejumlah fasilitas dan kebijakan baru guna meningkatkan minat baca masyarakat. Langkah tersebut diungkap dalam kunjungan tim jurnalistik MA NU Miftahul Falah pada Jumat (24/10/2025).

Dalam upaya memperluas akses layanan, Perpusda Kudus kini memperpanjang jam operasional hingga pukul 21.00 WIB. Sebelumnya, perpustakaan hanya buka sampai pukul 20.00 WIB. Selain itu, layanan kini juga dibuka pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Ahad pukul 08.00–14.00 WIB.

Perpanjangan jam layanan ini merupakan penyesuaian terhadap kebutuhan masyarakat. Menurut petugas Perpusda, banyak pengunjung baru memiliki waktu luang pada malam hari.

“Dulu memang sudah buka sampai pukul 9 malam, sebelum pandemi. Saat Covid-19 dihentikan, dan sekarang karena sudah normal, jam layanan itu kembali dilanjutkan,” ujar salah satu petugas.

Tak hanya menambah jam operasional, Perpusda Kudus juga memberikan fasilitas menarik berupa kopi dan kacang gratis di area luar ruang baca. Fasilitas ini membuat pengunjung merasa lebih nyaman dan betah berlama-lama.

Perpusda Kudus saat ini ramai dikunjungi berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Namun, pelajar SMA dan mahasiswa mendominasi jumlah pengunjung. Waktu paling ramai terjadi pada siang hari, saat pengunjung memanfaatkan waktu untuk membaca atau mengerjakan tugas.

Selain ruang baca, Perpusda juga aktif menggelar kegiatan rutin yang dapat diikuti masyarakat secara gratis. Di antaranya kelas merajut dan senam lansia yang diadakan setiap Jumat pagi pukul 06.30 WIB dengan pendamping pelatih khusus.

Kemudahan layanan juga menjadi keunggulan Perpusda Kudus. Pembuatan kartu anggota dilakukan secara cepat, sehingga pengunjung dapat segera meminjam buku. Setiap anggota diperbolehkan meminjam buku selama satu minggu dan dapat memperpanjang masa pinjaman. Perpustakaan juga menyediakan loker bagi pengunjung untuk menyimpan tas dan minuman sebelum memasuki ruang baca.

Dengan berbagai fasilitas dan program tersebut, Perpusda Kudus terus memperkuat perannya sebagai ruang belajar publik sekaligus tempat rekreasi edukatif bagi masyarakat.

Tulisan ini merupakan hasil praktik liputan Kelompok I dalam Latihan Dasar Jurnalistik (LDJ) MA NU Miftahul Falah 

 

Posting Komentar

0 Komentar