Demonstrasi dikemas secara menarik melalui penampilan mini drama
yang melibatkan sejumlah ekstrakurikuler, seperti Qira'ah, Paduan Suara,
Rebana, Palang Merah Remaja (PMR), dan Pasukan Baris-Berbaris (PBB). Penampilan
tersebut mendapat sambutan antusias dari seluruh peserta MATAMUDA.
Selain demonstrasi ekstrakurikuler, peserta juga menyaksikan film pendek karya siswa berjudul "Yang Hampir Dilupakan" yang diproduksi oleh Wahyu Setia Ibrahim dan Muhammad Diffa Al Ghifari. Film tersebut menjadi salah satu karya unggulan siswa MA NU Miftahul Falah. Madrasah juga menampilkan prestasi di bidang digital melalui keberhasilan meraih Juara 1 dan Juara 3 pada Lomba Video TikTok Challenge yang diselenggarakan PC IPNU IPPNU Kudus.
Pada sesi pengenalan, para pembina ekstrakurikuler menjelaskan program yang dapat diikuti murid baru. Nunung memperkenalkan berbagai pilihan kegiatan, di antaranya Jurnalistik, Konten Kreator, Rebana, dan Paduan Suara. Menurutnya, setiap ekstrakurikuler menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, serta membangun karakter positif sesuai minat masing-masing.Sementara itu, Nanda selaku pembina PMR dan English Study Club
(ISC) menjelaskan bahwa ekstrakurikuler ISC menjadi wadah untuk meningkatkan
kemampuan berbahasa Inggris melalui kegiatan yang komunikatif dan menyenangkan.
Adapun PMR membekali siswa dengan pengetahuan pertolongan pertama, penanganan
kondisi darurat, serta pembiasaan hidup sehat.
Pembina Jurnalistik, Asri, mengajak murid baru mengenal proses
penulisan berita hingga penyusunan Majalah El Miffa, media karya siswa MA NU
Miftahul Falah. Pada kesempatan tersebut, peserta juga menerima majalah sebagai
bentuk pengenalan hasil karya jurnalistik madrasah serta mengisi angket untuk
memberikan masukan dalam pengembangan perpustakaan.
Ekstrakurikuler Konten Kreator turut diperkenalkan sebagai salah
satu kegiatan unggulan yang telah mengukir berbagai prestasi. Melalui
ekstrakurikuler ini, siswa dibimbing mempelajari teknik pengambilan gambar,
penyuntingan video, hingga menghasilkan konten digital yang kreatif dan
edukatif.
Sementara itu, ekstrakurikuler Rebana memberikan kesempatan kepada
siswa untuk belajar memainkan alat musik rebana, melatih teknik vokal, serta
membangun kekompakan dalam tim. Adapun Paduan Suara menjadi wadah bagi siswa
untuk mengembangkan kemampuan vokal, meningkatkan rasa percaya diri, dan
melatih keberanian tampil di depan umum. Ekstrakurikuler ini juga telah
menorehkan prestasi dengan meraih Juara III tingkat kecamatan.
Menutup kegiatan, Nunung mengajak seluruh murid baru untuk aktif
mengikuti ekstrakurikuler sesuai minat dan bakat yang dimiliki.
"Melalui kegiatan ekstrakurikuler, kami berharap murid tidak
hanya berkembang secara akademik, tetapi juga mampu mengasah potensi, menambah
pengalaman, serta meraih prestasi yang dapat mengharumkan nama MA NU Miftahul
Falah," ujarnya.


.jpeg)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
0 Komentar