Kudus, manu-miffa.sch.id – Hari pertama pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MA NU Miftahul Falah Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula MA NU Miftahul Falah. Pada materi pertama, peserta didik baru mendapatkan pengenalan lingkungan madrasah yang disampaikan langsung oleh Kepala MA NU Miftahul Falah, Moh. Ali Nuhin, S.Pd.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kedekatan peserta
didik baru dengan lingkungan madrasah sekaligus memberikan pemahaman mengenai
budaya akademik, karakter, serta berbagai program unggulan yang dimiliki MA NU
Miftahul Falah. Sejak awal kegiatan, suasana aula dipenuhi antusiasme para
peserta didik yang mengikuti setiap penjelasan dengan penuh perhatian.
Mengawali pemaparannya, Moh. Ali Nuhin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru. Ia berharap seluruh siswa dapat segera beradaptasi sehingga merasa nyaman mengikuti seluruh proses pembelajaran maupun berbagai kegiatan pengembangan diri selama menempuh pendidikan di madrasah.
"Selamat datang di keluarga besar MA NU Miftahul Falah. Kami
berharap kalian merasa nyaman berada di madrasah ini,"
ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan belajar tidak semata-mata
diukur dari nilai akademik yang sempurna. Yang jauh lebih penting adalah
memiliki niat yang baik, kesungguhan dalam belajar, serta aktif mengikuti
seluruh proses pembelajaran dan kegiatan yang diselenggarakan madrasah.
"Tidak harus memperoleh nilai yang sempurna. Yang paling utama
adalah memiliki niat yang baik, bersungguh-sungguh dalam belajar, serta aktif
mengikuti setiap kegiatan di madrasah," pesannya.
Ia menjelaskan bahwa MA NU Miftahul Falah memiliki berbagai
prestasi membanggakan, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Beragam
capaian tersebut menjadi bukti bahwa madrasah memberikan ruang seluas-luasnya
bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi sesuai bakat dan minat
masing-masing.
Dalam pemaparannya, Kepala Madrasah juga meluruskan pandangan
masyarakat mengenai lulusan Madrasah Aliyah dan SMK. Menurutnya, di dunia kerja
tidak ada perbedaan yang mendasar antara keduanya. Selain kompetensi atau
skill, dunia kerja sangat mempertimbangkan nilai kejujuran, amanah, serta
karakter yang dimiliki seseorang.
"Kesempatan di dunia kerja terbuka bagi siapa saja. Yang
dibutuhkan bukan hanya keterampilan, tetapi juga kejujuran, amanah, tanggung
jawab, dan kemauan untuk terus belajar," jelasnya.
Tidak hanya itu, Moh. Ali Nuhin turut memberikan motivasi kepada
peserta didik mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia
menjelaskan bahwa lulusan MA memiliki kesempatan yang sangat besar untuk
melanjutkan studi melalui berbagai jalur seleksi maupun program beasiswa.
Selain itu, madrasah juga terus mengembangkan kelas vokasi sebagai upaya
membekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang relevan dengan
kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.
"Semua memiliki peluang yang sama. Tinggal bagaimana kemauan,
keberanian, dan niat kalian untuk terus berkembang. Jangan pernah membatasi
mimpi hanya karena merasa tidak mampu," tegasnya.
Menutup materi pengenalan lingkungan madrasah, Moh. Ali Nuhin
mengingatkan pentingnya menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan madrasah.
Ia mengajak seluruh peserta didik untuk membangun karakter positif, menjaga
kedisiplinan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan madrasah yang aman,
bersih, nyaman, dan kondusif sebagai tempat belajar sekaligus mengembangkan
potensi.
"Mulai hari ini kalian adalah bagian dari MA NU Miftahul
Falah. Jagalah nama baik diri sendiri, keluarga, dan madrasah. Sudah saatnya
kalian mengembangkan potensi, berani berprestasi, dan menjadi pribadi yang
berakhlak mulia. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan madrasah yang aman,
bersih, nyaman, dan kondusif untuk belajar serta berkarya," pungkasnya.






Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
0 Komentar