MATAMUDA 2026 MA NU Miftahul Falah: Sosialisasi Tata Tertib dan Program Madrasah Perkuat Karakter Disiplin Murid Baru

{[["☆","★"]]}


 Kudus, manu-miffa.sch.id — MA NU Miftahul Falah memberikan pembekalan kepada murid baru melalui materi Sosialisasi Tata Tertib dan Program Madrasah dalam rangkaian kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah untuk menanamkan budaya disiplin, akhlakul karimah, serta mengenalkan berbagai program unggulan sejak awal murid memasuki lingkungan madrasah.

Materi disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Machsun Hadi, di Aula MA NU Miftahul Falah. Seluruh murid baru mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bekal dalam memahami hak, kewajiban, serta budaya yang berlaku di lingkungan madrasah.

Dalam penyampaiannya, Machsun menegaskan bahwa tata tertib madrasah bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, tetapi merupakan sarana pembentukan karakter agar murid tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

"Tata tertib madrasah disusun bukan untuk membatasi murid, tetapi sebagai pedoman dalam membentuk karakter, membiasakan disiplin, serta menanamkan sikap tanggung jawab," ujar Machsun.

Pada kesempatan tersebut dijelaskan berbagai ketentuan yang wajib dipatuhi oleh seluruh murid. Di antaranya larangan makan dan minum di dalam kelas saat pembelajaran berlangsung, membuat kegaduhan seperti bermain bola di ruang kelas maupun berteriak ketika guru melintas, serta membawa barang elektronik tanpa izin dari pihak madrasah.

Murid juga diingatkan untuk menjaga kebersihan dan fasilitas madrasah dengan tidak mencoret-coret tembok, merusak maupun menghilangkan barang milik madrasah, guru, ataupun sesama murid. Selain itu, mengambil hak milik orang lain termasuk pelanggaran berat yang dapat dikenai sanksi hingga dikembalikan kepada orang tua.

Dalam materi tersebut, madrasah turut menegaskan larangan membawa maupun menghisap rokok, baik di lingkungan madrasah maupun di luar madrasah ketika masih mengenakan atribut sekolah. Larangan lainnya meliputi membawa buku atau gambar yang bertentangan dengan nilai agama, membawa senjata tajam maupun senjata api, mengonsumsi obat-obatan terlarang dan minuman keras, berkelahi, melakukan pergaulan bebas, mengenakan perhiasan secara berlebihan, memakai sandal saat kegiatan sekolah, memelihara rambut panjang atau berwarna, berkuku panjang, menggunakan riasan berlebihan, hingga melakukan perundungan (bullying) dalam bentuk apa pun.

Machsun juga menjelaskan bahwa madrasah menerapkan sistem pembinaan secara bertahap terhadap murid yang melakukan pelanggaran. Pembinaan dimulai dari peringatan lisan, peringatan tertulis yang ditembuskan kepada orang tua atau wali, pemanggilan orang tua, tidak naik kelas, hingga pengembalian murid kepada orang tua apabila melakukan pelanggaran berat sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain membahas tata tertib, murid baru juga memperoleh informasi mengenai berbagai ketentuan selama mengikuti proses pembelajaran. Seluruh siswa diwajibkan hadir paling lambat pukul 06.50 WIB dan mengikuti kegiatan belajar hingga pukul 13.35 WIB. Seragam harus dikenakan sesuai ketentuan madrasah secara rapi dan sopan, sementara rambut murid laki-laki wajib pendek, rapi, dan tidak diwarnai.

Sebagai bagian dari pengembangan potensi, seluruh murid diwajibkan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sesuai ketentuan madrasah. Penggunaan telepon genggam selama proses pembelajaran tidak diperkenankan kecuali atas izin guru untuk kepentingan pembelajaran. Sementara bagi murid yang membawa sepeda motor, kendaraan wajib dituntun ketika memasuki area madrasah sebagai bentuk penerapan budaya tertib dan keselamatan.

Pada akhir sesi, Machsun memperkenalkan berbagai program beasiswa yang dimiliki MA NU Miftahul Falah. Beasiswa diberikan kepada murid berprestasi, baik akademik maupun nonakademik, seperti juara lomba minimal tingkat kabupaten saat masih di jenjang MTs/SMP maupun murid yang berhasil meraih peringkat 1, 2, atau 3 di kelas dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan madrasah.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, MA NU Miftahul Falah berharap seluruh murid baru mampu memahami tata tertib, mengenal program-program unggulan madrasah, serta membangun karakter disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah sebagai bekal dalam menempuh pendidikan di madrasah. Sejalan dengan semangat pendidikan madrasah, pembentukan karakter menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang unggul, berprestasi, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.


Penulis:

Aulia Himmatus Tsuroyya, S.Pd - Aqilatun Nishfa

Posting Komentar

0 Komentar